Minggu, 02 Januari 2011

Di Balik Kerusuhan Ciketing

Laporan ICG mengungkapkan, bahwa kristenisasi menjadi penyebab ketegangan antar agama di Indonesia


oleh: Amran Nasution
 
MENJELANG tutup tahun 2010, koran Kompas berulang-kali memuat tulisan tentang ancaman kekerasan berlatar belakang agama. Misalnya,  pada edisi 16 Desember 2010, koran itu menulis bahwa kekerasan berlatar-belakang agama di Indonesia makin marak. Dan persoalan itu harus diselesaikan tuntas karena kekerasan yang menodai multikulturalisme itu bakal mengancam demokrasi  Indonesia.  Apalagi pemerintah selama ini absen dalam penyelesaian masalah.

Persoalan ini, kata koran itu, mengemuka dalam peluncuran Jurnal Maarif edisi akhir tahun  di Gedung Dakwah Muhammadiyah Jakarta, sehari sebelumnya, serta diskusi yang dilakukan Maarif Institute, lembaga yang dipimpin Ahmad Syafii Maarif, bekas Ketua PP Muhammadiyah .

Tapi benarkah  analisa para ahli Maarif Institute yang disebar-luaskan Kompas itu?  Benar  kalau dikatakan peristiwa kekerasan sekarang meningkat.  Tapi salah kalau dikatakan peningkatan itu hanya terjadi pada kekerasan  berlatar-belakang agama.

Memang setiap sore berita televisi selalu diwarnai peristiwa kekerasan dari pelbagai pelosok Tanah Air.  Tapi kekerasan itu bukan hanya berlatar-belakang agama seperti dianalisa para ahli Maarif Institute. Analisa itu terkesan dipaksakan untuk tujuan tertentu. Begitu pula Kompas yang terus-menerus memberitakan isu yang sama.

Cukup banyak kekerasan terjadi sebagai ekor Pilkada. Ada kekerasan karena perampasan lahan, penggusuran pedagang kaki lima, tawuran antar-penduduk desa, antar-preman, antar-pelajar, bahkan antar-mahasiswa. Malah yang tercatat sebagai peristiwa kekerasan paling seru adalah ketika dua kelompok preman bertarung di depan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, di Jalan Ampera Raya, akhir September lalu.

Dua kelompok menggunakan berbagai jenis senjata tajam seperti golok dan kelewang. Malah beberapa menggunakan senjata api. Terjadi tembak-menembak di jalan raya, di siang bolong, tanpa polisi bisa mencegah. Korban pun berjatuhan. Setidaknya 3 orang terbunuh, 12 terluka termasuk 3 di antaranya polisi.

Yang hendak dikatakan:  Maarif  Institute – dan institute semacamnya yang banyak tumbuh di masa 8 tahun pemerintahan Presiden Bush di Amerika Serikat yang  memerangi Islam – tak boleh memicingkan mata bahwa Indonesia sekarang  memang cendrung rusuh, termasuk rusuh antar-agama.

Kekerasan berlatar- belakang agama yang  paling terkenal adalah peristiwa Ciketing, perkelahian kelompok masyarakat  setempat dengan rombongan jemaah HKBP (Huria Kristen Batak Protestan) yang  mengadakan pawai di jalan mengakibatkan sejumlah orang cedera, 12 September lalu.

Akibat pemberitaan seru Kompas diikuti media lain  – yang tak berimbang (cover both side) –  polisi menangkap pelaku tawuran hanya dari kelompok masyarakat setempat.  Padahal menurut Ketua Front Pembela Islam (FPI)  Habib Riziek Shihab di dalam rombongan HKBP ada dua jemaah bermarga Purba dan Sinaga membawa pisau dan tertangkap tangan oleh polisi pada waktu itu tapi segera dilepaskan. Selain itu ada 9 anggota masyarakat terluka tapi anehnya tak ada jemaat HKBP yang ditangkap.

Maka di tengah laporan media massa yang tak berimbang, pendapat sementara tokoh yang bias, tapi kemudian tersebar luas tanpa sikap kritis media massa,  adalah amat menarik membaca laporan International Crisis Group (ICG), 24 November lalu, berkaitan dengan peristiwa kekerasan berlatar-belakang agama, terutama peristiwa Ciketing. ICG bukan institusi Islam, jadi jelas tak ada hubungannya dengan FPI mau pun MUI.

ICG adalah lembaga nirlaba yang independen berpusat di Brussels, Belgia. Institusi itu kini dipimpin Louise Arbour, wanita berusia  63 tahun, bekas Hakim Agung Kanada dan  bekas Komisi Tinggi PBB Urusan HAM (United Nations High Commissioner for Human Rights).

Tentu jangan bandingkan ICG dengan Maarif Institute, Setara Institute, Wahid Institute,  atau Moderate Muslim Society (MMS), dan organisasi semodel lainnya. ICG terlalu berwibawa dan rekomendasinya tentang masalah pertikaian, konflik, atau peperangan, diterima banyak negara, termasuk lembaga internasional semacam Uni Eropa, Bank Dunia, atau PBB.

Maka sungguh aneh bin ajaib, ketika membuat analisa tentang kekerasan berlatar-belakang agama di Indonesia sebagai evaluasi akhir tahun, Maarif Institute atau organisasi sejenisnya mau pun Kompas sama sekali tak menyinggung laporan ICG. Apakah karena ICG mengungkap gerakan Kristenisasi  padahal fakta itu harus disembunyikan?

Dalam laporan 20 halaman itu, ICG menyimpulkan salah satu penyebab meningkatnya ketegangan Islam dengan Kristen di Indonesia adalah Kristenisasi yang agresif dilakukan Kristen Evangelical,  kelompok Protestan fundamentalis yang dianut banyak penduduk Amerika Serikat.

Kristen Evangelical yang mencampurkan agama dan politik itu mulai berkibar sebagai pendukung Partai Republik di zaman Presiden Ronald Reagan, tapi betul-betul dominan di dalam percaturan politik Amerika Serikat di dua priode pemerintahan Presiden George Bush. Bush sendiri berteman dekat dengan para pendeta aliran itu seperti Pat Robertson, Jerry Palwell (meninggal dunia beberapa tahun lalu), James Dobson, atau Franklin Graham.

Di zaman Bush, negeri Islam seperti Afghanistan diserang dan diduduki, Iraq dijajah. Lantas para pendeta Evangelical membenarkan langkah-langkah Presiden Bush itu kepada rakyat Amerika Serikat. Belum cukup. Para pendeta diikut-sertakan (embedded) bersama  pasukan Amerika Serikat di Iraq dan Afghanistan guna menyebarkan ajarannya ke tengah masyarakat setempat yang Muslim.

Kembali ke Indonesia, memang  menurut laporan ICG, ada faktor lain yang berperan dalam ketegangan hubungan Islam – Kristen, seperti kegagalan pemerintah, tumbuhnya organisasi  Islam tertentu, dan kebijakan desentralisasi. Tapi dalam mengembangkan strategi untuk  mengatasi ketegangan antar-kelompok di Indonesia, laporan ICG  menempatkan Kristenisasi dalam perhatian khusus. ‘’Isu Kristenisasi bisa mempersatukan kelompok anti-kekerasan dengan kelompok ekstrim pendukung kekerasan,’’ tulis laporan itu.

Isu Kristenisasi telah berkembang di Indonesia sejak 1960-an. Tapi selama ini sensus penduduk tak menunjukkan pertumbuhan pengikut Kristen yang signifikan. Dari sensus tahun 2000, penduduk Protestan 5,8%, Katolik 3%, Hindu 1,8%, dan Islam 88,2%. Sisanya Budha dan Kong Hucu.

Begitu pun di kalangan ummat Islam isu Kristenisasi sangat mendapat perhatian. Tak aneh kalau Majelis Ulama Indonesia (MUI) sendiri pada 2006 membentuk Komite Penanggulangan Bahaya Pemurtadan (KPBP). Belakangan nama itu berubah menjadi Komite Dakwah Khusus (KPK).

ICG mengungkapkan bahwa Kristen Evangelical aktif  melakukan Kristenisasi di Banten dan Jawa Barat, dua provinsi yang mengelilingi Ibukota Jakarta.  Bila sukses, kelompok agama ini akan bisa mendapatkan tempat berpijak yang kuat di Ibu Kota.

Dari catatan ICG diketahui sejumlah organisasi Kristen dari Amerika Serikat memiliki kegiatan di berbagai daerah di Indonesia, tapi terutama aktif di Jawa Barat.  Ada The Joshua Project yang beroperasi di kalangan etnis Sunda,  Lampstand (Beja Kabungahan) digerakkan misionaris Amerika Serikat sejak 1969, Patners International berbasis di Spokane, Washington, memiliki belasan group di Jawa Barat sebagai patner lokal, Frontiers dari Arizona, dan Campus Crusade for Christ berbasis di Orlando, Florida,  memiliki cabang di Indonesia dengan nama Lembaga Pelayanan Mahasiswa Indonesia (LPMI).  

Pada Desember 2006, LPMI membuat masalah di Batu, Malang, Jawa Timur. Ketika itu, LPMI mengadakan pelatihan. Dalam acara doa, pendetanya meletakkan al-Quran di lantai dan menyuruh para peserta latihan mengelilinginya untuk sebuah upacara mengusir setan. Sang Pendeta dan para peserta doa kemudian ditangkap pihak berwajib karena tindakan menghina al-Quran (blasphemy).

Dana Luar  Negeri
 
ICG memfokuskan laporannya pada Bekasi, kota yang dari data lembaga itu menunjukkan peningkatan jumlah penganut Kristen. Di tahun 2000, Bekasi memiliki penduduk 1.668.494 jiwa, 89% adalah Muslim, 6,5% Protestan, 3,2% Katolik. Pada tahun 2009, jumlah penduduk itu meloncat menjadi 2.145.447 jiwa, di antaranya 87,3% Muslim, 8,05 Protestan, 2,98 Katolik. Artinya, ada penurunan prosentase penganut Islam dan Katolik, tapi terjadi peningkatan prosentase penganut Protestan.

Meningkatnya jumlah penganut Protestan, menurut laporan ICG, sebagian mungkin disebabkan terjadinya perpindahan orang Batak penganut Protestan dari Sumatera Utara ke Bekasi guna mencari pekerjaan.

Tapi laporan ini pun mengungkapkan betapa gencar gerakan Kristenisasi di kawasan itu yang menurut ICG, antara lain dibiayai dana luar negeri. Di sana ada Sekolah Alkitab Terampil dan Terpadu (Integrated Bible Training School) yang dijalankan Edhie Sapto, seorang Madura yang dulu beragama Islam. Anehnya, seluruh pamplet dan atribut sekolah bertuliskan Arab tapi mengajarkan Bibel. Lebih aneh lagi, sekolah yang dulu di bawah Yayasan Kaki Dian Emas dan kini Yayasan Bethmidrash Talmiddin itu, menurut laporan ICG, mensyaratkan setiap siswanya bisa diluluskan setelah mengkristenkan 10 orang.

Tapi dalam hal menggarap orang Islam yang paling kontroversial tentulah Yayasan Mahanaim atau Mahanaim Foundation. Didirikan sebagai lembaga pendidikan dan sosial pada 1999 oleh Pendeta Rachel Indriati Tjipto Purnomo Wenas atau lebih dikenal sebagai Iin Tjipto. Sebagai bagian dari jaringan Pantekosta di Jawa, Mahanaim dijalankan keluarga keturunan China dan ditujukan untuk menggarap orang miskin, terutama anak-anak jalanan.

Maka yayasan ini memiliki rumah penampungan anak yatim yang dinamakan Rumah Harapan dan sekolah gratis dari taman kanak-kanak sampai SMA. Tampaknya yayasan ini memang bersimbah duit. Pada 2007, yayasan ini mengklaim memiliki aset bernilai Rp 125 milyar, dan setiap bulan menghabiskan dana Rp 1 milyar untuk aktivitasnya. Dalam ukuran Bekasi jumlah itu tak bisa dibilang sedikit.

Yayasan memiliki divisi bisnis yang menjalankan toko buku sampai servis ruangan pendingin (AC), termasuk bisnis properti. Salah seorang pengurus yayasan sempat  dihukum 10 tahun penjara karena terlibat manipulasi pembangunan perumahan militer.

Tapi urusan bisnis dan manipulasi pembangunan perumahan militer itu tak sampai menyebabkan pengurus yayasan bentrok dengan organisasi Islam di tempat itu seperti Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII), Gerakan Pemuda Islam (GPI), Front Pembela Islam (FPI), dan Jemaah Ansharut Tauhid (JAT). Yang menimbulkan ketegangan jelas karena gencarnya upaya mengkristenkan orang Islam (Kristenisasi), terutama ditujukan kepada kelompok miskin, lemah, dan tak berdaya.

Pada 1 Desember 2007, misalnya, yayasan itu membagi-bagikan makanan kepada orang miskin dalam sebuah acara hiburan musik, tari-tarian, dan atraksi kembang api, yang dinamakan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR). Acara itu dilaksanakan di tempat terbuka di kawasan perumahan PT Taman Puri Indah, Pekayon. Anehnya, mayoritas hadirin adalah Muslim. Wajar kalau organisasi Islam di Bekasi menuduh acara itu adalah tipu-daya untuk melakukan Kristenisasi.

Yang paling kontroversial adalah festival dua pekan yang digelar Yayasan Mahanaim November 2008, disebut Bekasi Berbagi Bahagia (B3). Acara dilaksanakan di 100 tempat terpisah di sekitar daerah itu dengan membagi-bagikan hadiah telepon genggam, televisi, mobil, bahkan amplop berisi uang kontan. Dalam kesempatan itu Yayasan Mahanaim pun mensponsori perkawinan massal yang melibatkan 153 pasangan Muslim.

Organisasi Islam setempat – tergabung dalam koalisi Front Anti-Pemurtadan Bekasi (FAPB) -- sudah melakukan protes terhadap Mahanaim malah sebelum festival itu berlangsung, yaitu ketika yayasan membagi-bagikan Bibel pada 17 Mei 2008. Yayasan itu dituduh memurtadkan orang miskin melalui bujukan uang dan fasilitas lainnya.

Pada Hari Pendidikan 2 Mei 2010, ada demonstrasi anti-Narkoba di Bekasi. Ketika melewati Masjid Al-Barkah, sejumlah orang yang ikut arak-arakan memakai baju yang di bagian belakangnya ada sulaman bintang David bewarna kuning, memisahkan diri dari barisan, membentuk formasi salib.

Mereka mengembangkan bendera dengan gambar singa dan pedang, dan tujuh nama Tuhan (menurut Kristen): Adonai, El Shaddai, Jehova Rapha, Jehovah Nissi, Jehovah Shalom, Jehovah Shamah, dan Master of Breakthrough. Mereka membagi-bagikan stiker bertuliskan"Yoel generation’’, dan kemudian meletakkan Mahkota Kristen (Christian Crown) di depan Masjid.

Tak begitu jelas dari mana mereka berasal. Tapi menurut laporan ICG, dari stiker bertuliskan ‘’Yoel generation’’ yang mereka bagi-bagikan bisa ditebak mereka ada kaitan dengan kelompok Evangelical, atau di Bekasi dikenal sebagai kelompok pemilik Yayasan Mahanaim. Di Cirebon, Jawa Barat, misalnya, Mahanaim membuka blog internet dengan nama Generasi Yoel. Pendeta Iin Tjipto menjadi kontributor tetap di blog itu.

Maka tak mengejutkan kalau komunitas Islam bereaksi atas aksi di depan Masjid Al-Barkah yang  merupakan provokasi dan penodaan agama (blasphemy). Pada 8 dan 9 Mei 2010 ada tabligh akbar yang mengundang para pembicara terkenal seperti Kiai Athian Ali, Abdul Qadir Djaelani, atau Abu Bakar Basyir. Selain itu kelompok Islam mengirim delegasi memprotes peristiwa di depan Masjid Al-Barkah ke alamat para pejabat Pemda Bekasi.

Murhali Barda, Ketua FPI Bekasi membacakan pernyataan ummat Islam Bekasi yang ditandatangani 40 tokoh, antara lain, menolak pembangunan gereja yang tak sesuai peraturan berlaku, menolak segala bentuk aksi Kristenisasi di komunitas Muslim, dan polisi agar menindak para pelanggar hukum dan  menghukum berat para perusak keharmonisan beragama.

Banyak ekses terjadi karena aksi agresif Kristenisasi di Bekasi. Salah satunya adalah konflik warga dengan kelompok HKBP yang sedang berusaha membangun gereja di daerah itu. Satu hal yang pasti harmonisasi umat beragama di sana rusak dan terganggu.

Pertanyaan yang relevan sekarang: kalau Maarif Institute, Wahid Institute, Setara Institute dan terutama Kompas, menggebu-gebu mengutuk kekerasan atas nama agama, bagaimana sikap mereka terhadap aksi Kristenisasi terhadap orang miskin, lemah, dan tak berdaya?

Betul memilih agama adalah hak warga negara. Tapi pilihan itu dilakukan oleh warganegara yang  bebas dan merdeka. Bukan orang miskin yang lemah tak berdaya dan terpaksa menukar agamanya dengan rayuan supermie, beras, telepon genggam, atau uang di dalam amplop. Tidakkah tindakan memanipulasi kaum lemah atas nama kebebasan beragama harus dikutuk juga karena menghina martabat dan harkat manusia?
 
Penulis adalah mantan Redaktur GATRA dan TEMPO. Kini, bergabung dengan IPS (Institute for Policy Studies) Jakarta

Selasa, 28 Desember 2010

Tablet Ubuntu Siap 'Perang' di 2011?


Tablet Ubuntu (gizchina)

Jakarta - Catat Ubuntu Linux sebagai satu lagi sistem operasi yang siap beraksi di ranah tablet. Perangkat dengan sistem operasi itu konon bakal hadir di 2011.

Kabar soal tablet dengan Ubuntu berhembus dari Andrew Sykes, penulis di situs gadget China GizChina yang dikutip detikINET dari TheRegister, Rabu (29/12/2010). "Tablet baru yang menggunakan Linux akan segera hadir!" seru Sykes.

Perangkat itu digambarkan memiliki ukuran 10.1 inchi. Ia akan menjalankan Ubuntu Netbook 10.10, kemungkinan besar dengan user interface Unity yang sudah mendukung multi-touch.

Bocoran lainnya, tablet ini akan menggunakan prosesor Intel Atom 1.6 Ghz, RAM 2GB dan penyimpanan 32GB solid-state drive. Pelengkapnya termasuk kamera atau webcam, USB Port, HDMI-Out dan MicroSD Card.

Sykes tidak mengungkap apa merek tablet yang memakai Ubuntu itu. Sumber Sykes, yang tidak disebutkan namanya, mengklaim perangkat itu sudah siap produksi dari sisi hardware.

Jika benar, Ubuntu akan bersaing dengan sistem operasi iOS dan Android di ranah tablet. Selain itu, ada juga BlackBerry Tablet OS, Windows, Palm OS dan Chrome OS yang mungkin juga akan ikut 'bermain' di 2011.
( wsh / wsh )

Selasa, 21 Desember 2010

Makanan Haram Menghalangi Terkabulnya Doa

Ternyata, amalan dan ibadah yang telah dilakukan sungguh-sungguh bisa menguap begitu saja, hanya karena pelakunya mengkonsumsi barang haram

Hidayatullah.com--Banyak orang tak menyadari bahwa makanan haram memiliki hubungan dengan terkabulnya doa seseorang di hadapan Allah SWT. Bahkan para ulama, generasi awal, sangat bersungguh-sungguh mencegah agar tidak mengkonsumusi makanan haram dan menggunakan harta haram. Itu semua disebabkan karena hal-hal yang diharamkan, kalau sampai ”tertelan” dapat menyebabkan timbulnya dampak yang amat buruk terhadap pelakunya.

Berikut ini, pengaruh menggunakan dan memakan barang haram, bagi keimanan pelaku, ”nasib” amalan, dan lainnya. Semoga kita terjauhkan dari kebururkan itu semuanya.

Penyebab Tidak Diterima Amalan

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam (SAW) bersabda,”Ketahuilah, bahwa suapan haram jika masuk dalam perut salah satu dari kalian, maka amalannya tidak diterima selama 40 hari.” (Riwayat At Thabrani).

Haji dari Harta Haram Tertolak

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam (SAW) bersabda,”Jika seorang keluar untuk melakukan haji dengan nafaqah haram, kemudian ia mengendarai tunggangan dan mengatakan,”Labbaik, Allahumma labbaik!” Maka, yang berada di langit menyeru,” Tidak labbaik dan kau tidak memperoleh kebahagiaan! Bekalmu haram, kendaraanmu haram dan hajimu mendatangan dosa dan tidak diterima. (Riwayat At Thabrani).

Sedekah dari Harta Haram Tertolak

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam (SAW) bersabda, ”Barang siapa mengumpulkan harta haram, kemudian menyedekahkannya, maka tidak ada pahala dan dosanya untuknya.” (Riwayat Ibnu Huzaimah).

Tidak Terkabulnya Doa

Sa’ad bin Abi Waqash bertanya kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam (SAW), ”Ya Rasulullah, doakan saya kepada Allah agar doa saya terkabul.” Rasulullah menjawab, ”Wahai Sa’ad, perbaikilah makananmu, maka doamu akan terkabulkan.” (Riwayat At Thabrani).

Disebutkan juga dalam hadits lain bahwa Rasulullah bersabda, ”Seorang lelaki melakukan perjalanan jauh, rambutnya kusut, mukanya berdebu, menengadahkan kedua tangannya ke langit dan mengatakan,’Wahai Rabbku! Wahai Rabbku!’ Padahal makanannya haram dan mulutnya disuapkan dengan yang haram, maka bagaimanakah akan diterima doa itu?” (Riwayat Muslim).

Mengikis Keimanan Pelakunya

Rasulullah Shallallahu Alaih Wasallam (SAW) Bersabda,”Tidaklah peminum khamr, ketika ia meminum khamr termasuk seorang Mukmin.” (Riwayat Bukhari Muslim)

Jelas, peminum khamr saat dia minum khamr, maka keimanannya terkikis saat itu.



Mencampakkan Pelakunya ke Neraka

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam (SAW) bersabda,”Tidaklah tumbuh daging dari makanan haram, kecuali nereka lebih utama untuknya.” (Riwayat At Tirmidzi)

Mengeraskan Hati Pelaku


Imam Ahmad pernah ditanya, apa yang harus dilakukan, agar hati mudah menerima kebenaran, maka beliau menjawab,”Dengan memakan makanan halal.” Hal ini termaktub dalam Thabaqat Al Hanabilah (1/219).

At Tustari, seorang mufassir juga pernah mengatakan, ”Barang siapa ingin disingkapkan tentang tanda-tanda orang-orang jujur (shiddiqun), hendaknya tidak makan, kecuali yang halal dan mengamalkan Sunnah.” sebagaimana dikutip dalam Ar Risalah Al Mustarsyidin (hal. 216).

Pendapat di atas bisa dimaklumi, setelah dilihat nash-nash sebelumnya, bahwa mengkonsumsi makanan haram memasukkan pelakunya kapada pelaku maksiat yang mendapatkan ancaman neraka dan saat itu pula keimanannya tergerus. Tentu dalam kondisi demikian, bisa membuat hati pelakunya semakin keras dan enggan menerima kebenaran. Nah, mulai sekarang, pilihkan usaha/pekerjaan yang sebisa mungkin menghasilkan penghasilan yang hanya halal agar doa doa kita terus diterima Allah.[tho/hidayatullah.com]

Minggu, 28 November 2010

Install Linux Mint 10 "Julia"

Tutorial ini tentang bagaimana menginstall Linux Mint 10 (Julia) menjadi PC Desktop menggantikan windows, dimana semua software-software yg dibutuhkan di Windows tersedia di linuxmint. Keuntungannya adalah anda mendapatkan sistem yang aman, dan hal terbaik adalah semua software it's free. Linux Mint 10 adalah distribusi Linux berbasis Ubuntu 10,10 yang memiliki banyak paket di repositori-nya (seperti codec multimedia, Adobe Flash, Adobe Reader, Skype, Google Earth, dll) yang relatif sulit untuk diinstal pada distro lain, karena itu memberikan pengalaman desktop yang user-friendly bahkan untuk pemula Linux.

Download Linux Mint 10 Live DVD iso image dari http://www.linuxmint.com/download.php, lalu di burn ke DVD, dan boot komputer dari DVD tsb .
Lalu set komputer untuk boot pertama kali dari DVD
System boot dan tampilan awal starts dekstop akan dijalankan sepenuhnya dalam RAM dari CPU (DVD instalasi Linux Mint merupakan-Live DVD) tanpa mengubah apapun pada hard disk. Hal ini memiliki keuntungan bahwa CPU dapat menguji seberapa Linux Mint dapat bekerja pada hardware sebelum  menginstal yang sebenarnya
Gambar berikut adalah tampilan linux Mint desktop. Double-click the icon Install Linux Mint pada desktop untuk memulai installasi ke hardisk.
Linux Mint Iinstaller mulai. Pertama pilih bahasa yg akan digunakan. biasanya pakai bahasa ingris.
Pada tampilan berikutnya, akan muncul tampilan requirements/kebutuhan space hardisk untuk instalasi Linux Mint 10 (minimal 2.6GB), dan kalau bisa connect ke Internet). Click Forward:
Sekarang kita harus atur partisi hard disk. Biasanya "Erase and use the entire disk" adalah pilihan gampangnya. Kecuali mau atur dengan setingan yg berbeda misalnya PC anda mau nya dual boot (Windows dan Linux) dan juga data2-data di partisi lama mau di amankan, anda harus mengerti banget soal setingan partisi hardisk ini, jika anda salah maka data-data anda akan hilang. Kebanyakan orang akan bingung disini. untuk gampangnya pilih "Erase and use the entire disk"
Click to enlarge

Pilih hard drive yang akan digunakan untuk instalasi Linux Mint:
Click to enlarge

Lalu konfigure time zone:
Click to enlarge

Pilih keyboard layout,(standar indonesia pilih yg standar USA).
Click to enlarge

Ketik nama, lalu  username yang diinginkan lalu dengan password nya, lalu click Forward:
Click to enlarge

Proses install Linux Mint dimulai.  ini akan memakan waktu beberapa menit (tergantung spek PC anda)
Click to enlarge

setelah  installasi, system harus restart. Click Restart Now:
Click to enlarge

Linux Mint yg baru telah terinstall. Log in menggunakan username dan password anda (pada waktu install)
Click to enlarge

Click to enlarge

Ketika log in pertama kali,  akan tampil windows help sbb. Click Close:
Click to enlarge

Inilah tampilan Linux Mint desktop baru anda.
Click to enlarge

Sekarang Linux Mint 10 "Julia" telah siap digunakan.


Ok done
Hope will be use full.
good luck and have fun ;)

Dikutip dari http://www.howtoforge.com/the-perfect-desktop-linux-mint-10-julia
Taufiq yang masih setia dengan linux :)

Kamis, 25 November 2010

Perfect Linux Desktop - Linux Mint 10 (Julia)

Tutorial ini tentang bagaimana menginstall Linux Mint 10 (Julia) menjadi PC Desktop menggantikan windows, dimana semua software-software yg dibutuhkan di Windows tersedia di linuxmint. Keuntungannya adalah anda mendapatkan sistem yang aman, dan hal terbaik adalah semua software it's free. Linux Mint 10 adalah distribusi Linux berbasis Ubuntu 10,10 yang memiliki banyak paket di repositori-nya (seperti codec multimedia, Adobe Flash, Adobe Reader, Skype, Google Earth, dll) yang relatif sulit untuk diinstal pada distro lain, karena itu memberikan pengalaman desktop yang user-friendly bahkan untuk pemula Linux.

Saya ingin mengatakan bahwa pertama tutorial ini bukan satu-satunya cara untuk menyiapkan suatu PC desktop. Ada banyak cara untuk PC desktop yg sesuai dengan kebutuhan anda, tetapi ini adalah cara saya ambil. Saya tidak ada jaminan bahwa cara ini akan bekerja untuk Anda!

1 . Pendahuluan
Untuk sepenuhnya mengganti desktop Windows, saya ingin Linux Mint 10 memiliki software berikut :
Graphics:

* The GIMP - free software pengganti Adobe Photoshop
* F-Spot - full-featured manajemen foto pribadi untuk aplikasi desktop GNOME
* Google Picasa - aplikasi untuk mengatur dan edit foto digital

Internet:

* Firefox
* Opera
* Flash Player 10
* FileZilla - multithreaded FTP client
* Thunderbird - email dan news client
* Evolution - kombainasi e-mail, kalender, address book, dan task list management functions
* aMule - aplikasi P2P file sharing
* Transmission BitTorrent Client - Bittorrent client
* Vuze - Java Bittorrent client
* Pidgin - multi-platform instant messaging client
* Skype
* Google Earth
* Xchat IRC - IRC client

Office:

* OpenOffice Writer - pengganti Microsoft Word
* OpenOffice Calc - pengganti Microsoft Excel
* Adobe Reader
* GnuCash - personal finance system, seperti Quicken
* Scribus - open source desktop publishing (DTP)

Sound & Video:

* Amarok - audio player
* Audacity - free, open source, cross platform digital audio editor
* Banshee - audio player, can encode/decode various formats and synchronize music with Apple iPods
* MPlayer - media player (video/audio), supports WMA
* Rhythmbox Music Player - audio player, similar to Apple's iTunes, with support for iPods
* gtkPod - software similar to Apple's iTunes, supports iPod, iPod nano, iPod shuffle, iPod photo, and iPod mini
* XMMS - audio player similar to Winamp
* dvd::rip - full featured DVD copy program
* Kino - free digital video editor
* Sound Juicer CD Extractor - CD ripping tool, supports various audio codecs
* VLC Media Player - media player (video/audio)
* Totem - media player (video/audio)
* Xine - media player, supports various formats; can play DVDs
* Brasero - CD/DVD burning program
* K3B - CD/DVD burning program
* Multimedia Codecs

Programming:

* KompoZer - WYSIWYG HTML editor, similar to Macromedia Dreamweaver, but not as feature-rich (yet)
* Bluefish - text editor, suitable for many programming and markup languages
* Quanta Plus - web development environment, including a WYSIWYG editor

Other:

* VirtualBox - lets you run your old Windows desktop as a virtual machine under your Linux desktop, so you don't have to entirely abandon Windows
* TrueType fonts
* Java
* Read-/Write support for NTFS partitions

Semua aplikasi yang diinginkan tersedia di repositori Linux Mint.

Seperti Anda perhatikan, beberapa aplikasi yang berlebihan, misalnya ada dua aplikasi burn CD / DVD dalam daftar saya (Brasero, K3B). Jika Anda tahu yang mana yang Anda sukai, Anda jelas tidak perlu menginstal aplikasi lain, namun jika Anda suka pilihan, maka tentu saja Anda dapat menginstal keduanya. Hal yang sama berlaku untuk pemutar musik seperti Amarok, Banshee, Rhythmbox, XMMS atau browser (Firefox, Opera).

Saya akan menggunakan username Taufiq dalam tutorial ini. Silakan ganti dengan nama Anda sendiri.

Ketikkan teks atau alamat situs web atau terjemahkan dokumen.
Batal
Simak
Terjemahan Inggris ke Bahasa Indonesia

2 Instalasi Base System

Instalasi sistem dasar mudah karena installer Linux Mint tidak terlalu banyak pilihanyg membuat bingung penginstall.

Download Linux Mint 10 Live DVD iso image dari http://www.linuxmint.com/download.php, lalu di burn ke DVD, dan boot komputer dari DVD tsb .

Selasa, 16 November 2010

LinuxMint 10 “Julia” Telah Rilis


LinuxMint adalah desktop Linux favorit saya. Tampilannya yang indah ditambah dengan kemampuan deteksi hardware dan susunan menu yang ditata rapi menjadi penyebab kenapa memilih LinuxMint dibanding dgn distro lain.

Sejak menggunakan versi 8 (Helena), distro ini telah menjadi OS sehari-hari saya sejak 2 tahun yang lalu. Ga usah ngomongin windows, karena memang sudah tidak tertarik lagi.

Berikut kutipan dari vavai, bukan berarti gw make ni distro karena vavai, I know this distro before I know he is using this distro too. Cuma pengen simple aja tinggal ngutip dari yg sudah ada heheheh

Tanggal 12 November 2010 yang baru lalu, LinuxMint merilis versi terbaru, yaitu versi 10 dengan code name Julia yang diambil dari basis Ubuntu 10.10 “Maverick Meerkat”. Codename “Julia” untuk LinuxMint 10 ini merupakan ciri khas LinuxMint dimana setiap rilisnya selalu diberi nama-nama cantik (favorit saya sebelumnya adalah Linux Mint 8 “Helena”).

Rilis LinuxMint kali ini memuat beberapa perbaikan sebagai berikut :

CATATAN : Sayangnya, link-link berikut dalam kondisi down karena website LinuxMint terkapar akibat bandwidthnya tersedot oleh banyaknya proses download ISO

* Welcome screen
o Install codecs and upgrade to the DVD edition from the welcome screen
* Menu
o Highlights newly installed applications
o Finds and installs software from the repositories
o Search engines
o GTK bookmarks support
o GTK themes support
* Software manager
o Application icons
o Better categorization
* Update manager
o Ignore updates
o Download size
* Upload manager
o UI, speed, ETA
o Connection test
o Cancel / Run in background
* New look and feel
* System improvements

Detail lengkap mengenai feature terbaru LinuxMint 10 Julia dapat dilihat pada link berikut : “What’s new in Linux Mint 10“.

Pagi ini saya melakukan instalasi LinuxMint 10 “Julia” dengan desktop Gnome 64 bit. Besar file ISO sekitar 830 MB. Proses instalasi membutuhkan waktu kurang lebih 20 menit pada Motherboard Gigabyte G-41MT (Processor Core2Duo) dengan Memory DDR 3 sebesar 2 GB. Proses instalasi berjalan smooth dan hardware terdeteksi dengan baik. Wireless LAN bahkan terdeteksi saat dalam modus LiveCD sehingga saya bisa melakukan instalasi sistem sambil browsing dan mengirim email.

Bagi rekan-rekan yang hendak melakukan download file ISO, saat ini saya check server-server mirror di Indonesia baik di Server Kambing-UI maupun ID Repo belum memuat LinuxMint versi 10. Silakan gunakan link mirror dari JAIST-Jepang (http://ftp.jaist.ac.jp/pub/Linux/LinuxMint-ISO/stable/10/) sampai mirror Indonesia sudah menyediakannya.

Salah satu yang menyenangkan dari LinuxMint adalah kesiapannya sebagai distro Linux Desktop, sehingga susunan menu, deteksi hardware dan mekanisme penggunaan otomatis sudah diset sedemikian rupa sehingga memudahkan para pengguna, bahkan oleh pengguna awam yang baru sekali-kalinya menggunakan Linux.

Kamu harus mencoba distro ini .. great linux desktop OS.. sure !!!!

Kamis, 11 November 2010

Mesin Screamer VS Big Bang


Mesin Screamer adalah mesin yang tidak konvensional di wikipedia dijelaskan dengan mudah yaitu “This is achieved by changing the ignition timing sometimes in combination with a change in crackpin angle” akibatnya suara motor lebih berubah dan tenaga motor menjadi sangat liar dan sulit dikontrol. Tetapi sisi positifnya motor akan sangat bertenaga meski buritan motor sering goyang inul :lol: yang jelas bagi pembalap muda cuma Stoner yang senang menggunakan mesin tipe ini, lainya tidak. Umumnya mesin screamer disukai pembalap era 90an seperti Doohan dan Troy Bayliss, terlepas ia baru menikmati kejayaan di era 2000an !


Wikipedia menjelaskan bahwa Big bang adalah ”A Four-cylinder engine with a regular firing interval is sometimes referred to as a screamer” Nah mesin ini memiliki penyaluran tenaga lebih “wajar” namun power deliveri sering kali membuat motor mengalami Slide pada ban belakang :D Sebagai raja tikungan Rossi menggemari mesin ini. Kebanyakan pembalap modern lebih menyukai teknologi big bang ketibang screamer yang liar. Apapaun yang jelas Ducati menyiapkan segalanya untuk Rossi musim depan, dan itu dimulai di Valencia

Diputaran tinggi, power mesin screamer lebih sulit dikendalikan daripada mesin big bang.
Karena tiap interval 180 derajat putaran kruk as terjadi langkah usaha.
Beda dengan mesin big bang, 2 ledakan terjadi berurutan (hampir bersamaan) tapi setelah itu ada interval yang cukup lama sebelum terjadi 2 ledakan berurutan berikutnya.
Itulah kenapa ada yang menyebutnya big bang dan ada yang menyebutnya long bang.

Makin sulit mengendalikan mesin screamer pada saat di tikungan, dimana throttle ditutup saat masuk tikungan, menjaga rpm di tengah tikungan, dan membukan throttle di ujung tikungan agar diperoleh keuntungan akselerasi.
Sehingga menaklukkan mesin screamer butuh tenaga dan konsentrasi lebih, apalagi saat terjadi dog fight dimana titik pengereman dan akselerasi tergantung juga posisi dan pergerakan lawan.

Ini yang menyebabkan M1 800 cc, sebagai satu-satunya mesin big bang yang melawan mesin screamer Ducati & Honda, begitu lincah ditikungan dan membuat pembalapnya unggul saat dog fight dan tidak kelelahan di akhir balapan.

Keunggulan lainnya dari mesin big bang adalah ban yang lebih awet dipakai balapan karena adanya jeda yang cukup lama (dibanding screamer) ban menerima hentakan power dari mesin.

Ada empat kejadian yang menegaskan kalau mesin big bang lebih lembut dari mesin screamer.
Sebaliknya mesin screamer lebih mudah menggapai power dan lebih mudah menaikkan putaran mesin.

Pertama di tahun 1992 saat NSR500 akhirnya meruntuhkan hegemoni YZR500.
Saat itu mesin big bang NSR500 membuat Doohan lebih mudah mengendalikan motornya di tikungan, area yang selama ini membuatnya kalah bersaing melawan Rainey maupun Schwantz.

Kedua, di tahun 1998.
Saat adanya perubahan regulasi penurunan oktan fuel yang dipakai di GP500.
Karena turunnya nilai oktan otomatis akan mengurangi energi pembakaran yang dihasilkannya, Honda terpaksa kembali ke mesin screamer untuk mengkompensasi penurunan power ini.

Ketiga, di tahun 2002.
Era dimana pertama kali kejuaraan grand prix kembali ke era 4T dengan kapasitas mesin 990cc.
Sadar bahwa kapasitas sebesar itu menghasilkan power yang besar dan kompresi yang lebih tinggi yang membuat motor akan sulit direm dan dikendalikan di tikungan dibandingkan motor 2T, semua pabrikan peserta MotoGP memilih mesin big bang untuk motornya.

Keempat, di tahun 2007.
Saat kapasitas mesin motor MotoGP diturunkan dari 990cc ke 800cc, semua pabrikan Jepang memilih tetap menggunakan mesin big bang karena memprediksi dengan turunnya kapasitas dan pastinya power, kecepatan dan kelincahan di tikungan menjadi kunci kemenangan.
Ternyata Ducati berpikiran lain.
Soal tikungan biar pembalap yang mengatur, tapi keunggulan power & akselerasi mesin screamer bisa dimaksimalkan untuk meninggalkan lawan di trek lurus.
Ternyata pilihan Ducati yang terbukti benar. Klop dengan skill dan karakter membalap Stoner yang baru setahun pindah dari kelas 250cc yang powernya lebih meledak-ledak kas 2T. Tapi tidak cocok dengan riding style Capirossi yang sudah terlalu lama memakai mesin big bang.
2008 akhirnya semua pabrikan Jepang kecuali Yamaha pelan-pelan meriset mesin screamer.
Honda & Suzuki akhirnya benar-benar beralih ke mesin screamer. Kawazaki keburu mundur.
Malah Yamaha yang keukeuh mengembangkan mesin big bang yang menuai sukses…

Jadi mau pilih akselerasi & top speed atau kelincahan di tikungan?